25.2 C
Kudus
21 January 2022
spot_img

Sri Rahayu Berbagi Tips Bisnis Kuliner

Demak, Kudusnews.id – Mengawali karir sebagai buruh pabrik, kini pemilik Catering dan bakery Novita, Sri Rahayu sukses menjajaki subsektor pasar kuliner di Kabupaten Demak.

Menurut Sri Rahayu, awal mula ia memutuskan menjadi wirausaha di bidang kuliner yakni berawal dari seringnya mengikuti kegiatan UMKM. Dimana ia mulai tertarik dengan kegiatan UMKM karena ketidak tahuannya dan keinginan nya untuk berkembang menaikan taraf kehidupan.

“Dulunya jadi buruh pabrik biasa, setelah itu saya mengikuti pameran UMKM di DP Mall. Dan saya tidak tau UMKM itu apa. Saat itu saya ketemu dengan Gubernur Bibit Waluyo, dan ditanya sudah punya produk belum dan saya belum punya,” ujarnya menceritakan awal mula karir usahanya.

Akhirnya ia pun memutuskan untuk mulai membuat suatu produk makanan, meskipun masih di bayang-bayangi kekhawatiran akan tidak laku dan tak mampu survive.

“Namun dengan bimbingan dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) akhirnya saya bisa survive dan menjalankan usaha saya hingga saat ini,” terangnya.

Akan tetapi, jalanya usaha yang kian bagus, Yayuk sapaan akrabnya, merasa bingung antara kerja atau berwirausaha. Akhirnya dengan doa  restu sang ibu dan suami, ia dengan mantap hati memutuskan membuka usaha.

“Seiring berjalannya waktu terus mengikuti ekspo dan kenal dengan berbagai instansi. Dan ternyata produk saya disukai dan mulai lancar mendapatkan pesanan. Hingga digandeng dinas menjadi pemateri dari desa ke desa dan naik kecamatan, terus kabupaten, hingga sampai kementrian perdagangan mengenal saya,” ujar Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Lancar Jaya.

BACA JUGA:  Cek Tips Agar Masakan Bersantan Sajian Lebaran Tak Cepat Basi

Tak cukup sampai disitu, Yayuk juga mengikuti gelaran Kreasi dan Inovasi (Krenova) di tahun 2015 subsektor olahan makanan dengan tepung sorgum tingkat Kabupaten Demak dan mendapatkan juara harapan 2. Lalu berlanjut tahun 2016 ikut lagi Krenova mendapat juara dua dan dapat uang pembinaan.

BACA JUGA:  Kuliner Legendaris Tahu Gimbal Lumayan Semarang

“Kemudian 2017 mewakili Kabupaten Demak mengikuti Krenova di TMII dengan olahan keong sawah, kerupuk lele, dan dawet lele. Tapi belum juara tapi saya bangga karena didatangi dari 8 kedutaan. Dari situlah saya menambah wawasan dan pengalaman,” paparnya.

“Berlanjut 2019 mewakili Kabupaten Demak mengikuti Krenova lagi dengan olahan tradisional yang saya angkat jamu coro, keong sawah, dawet kelor. Mendapatkan juara satu tingkat provinsi,” tandasnya.

Dengan capaian gemilang nya itu, Catering dan bakery Novita yang berada di Desa Jatisono RT 6 RW 3 Kecamatan Gajah mampu memberdayakan 15-20 karyawan. Di tengah-tengah himpitan pandemi COVID-19 pun Catering dan bakery Novita mampu eksis dan mensejahterakan pegawai nya tersebut.

“Sekarang digandeng sama Dindagkop UKM, Dinsos, sahabat lestari, dan instansi lainnya untuk memberikan pengetahuan kewirausahaan sama ibu-ibu. Saat ini Alhamdulillah narasumber jalan usaha di rumah juga jalan. Selagi saya masih bernafas, saya akan kasih ilmu yang saya punya agar bisa bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (Nizar-03)

Related Articles

- Advertisement -spot_img