26.6 C
Kudus
24 February 2024
spot_img

Satgas Covid-19 Harap Idul Adha Tak Memperparah Kondisi Pandemi Usai Idul Fitri

Jakarta, Kudusnews.id –Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mulai mempersiapkan antisipasi pencegahan penularan Covid-19 menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah yang berlangsung 12 Juli 2021.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengatakan dampak lonjakan kasus positif usai libur Hari Raya Idul Fitri saja baru terlihat dalam beberapa pekan ini dan diprediksi akan terus meningkat hingga awal Juli 2021.

“Menjelang Idul Adha perlu mengantisipasi meningkatnya potensi penjualan Covid-19 yang disebabkan peningkatan mobilitas penduduk,” kata Ganip dalam jumpa pers virtual, Minggu (13/6/2021).

“Ini harus sedini mungkin kita antisipasi agar tidak menimbulkan lonjakan-lonjakan Covid-19 yang lebih memperparah dari kondisi sekarang,” jelasnya.

Dia berharap pada Idul Adha nanti tidak ada lagi masyarakat yang mengulangi kesalahan yang sama dengan tetap menjaga protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Terutama di pusat perbelanjaan, tempat wisata, tradisi halal bihalal, kunjungan keluarga, ziarah makam, kerumunan penonton prosesi penyembelihan kurban dan lain sebagainya,” tegas Ganip.

Aturan mengenai tata cara salat Idul Adha dan pemotongan hewan qurban saat pandemi Covid-19 selanjutnya akan diatur oleh Satgas Covid-19 bersama Kementerian Agama.

Diketahui, penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali mencapai angka 9 ribu per hari, angka ini tertinggi sejak awal Maret 2021.

Secara kumulatif, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 1.911.358 orang Indonesia, kini masih terdapat 113.388 kasus aktif, 1.745.091 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 52.879 jiwa meninggal dunia. (Suara.com-03)

Related Articles

- Advertisement -spot_img