26.6 C
Kudus
24 February 2024
spot_img

Rektor UNDIP Mengukuhkan Tiga Guru Besar

Semarang, Kudusnews.id – Rektor Universitas Diponegoro Semarang Prof Yos Johan Utama mengukuhkan tiga guru besar di Auditorium Prof. Soedarto pada hari ini, Rabu (2/6/2021).

Masing-masing guru besar tersebut terdiri dari dua guru besar di bidang ilmu Fisika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) dan satu guru besar bidang Ilmu Teknologi Pakan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip.

Ketiga guru besar tersebut yakni, Prof. Dr. Agus Subagyo S.Si, M.Si di bidang Fisika Material, Prof. Dr. Suryono, S.Si M.Si di bidang Fisika Instrumentasi, dan Prof. Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetyono. M.S. M.Agr di bidang Ilmu Teknologi Pakan.

Dalam pengukuhan tersebut, Prof. Dr. Agus Subagyo menyampaikan orasi ilmiah dengan judul “Nanoteknologi Pengembangan dan Aplikasi di Bidang Energi dan Pertanian”. Sementara Prof. Dr. Suryono menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Peran Fisika Instrumentasi pada Era Revolusi Industri 4.0”.

Keduanya merupakan guru besar ke 14 dan 15 yang dimiliki Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro.

Sedangkan, Prof. Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetyono menyampaikan pentingnya suplemen pakan bagi ternak ruminansia dengan orasi ilmiah yang berjudul “Suplemen Pakan untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak Ruminansia Sebagai Penyedia Daging”.

Ketiga guru besar tersebut dikukuhkan langsung oleh Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama disaksikan oleh civitas akademika Undip dan tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama menyampaikan bersyukur walau di tengah pandemi Covid 19, Undip masih bisa melangsungkan pengukuhan guru besar dalam keadaan aman dan sehat.

Ia menerangkan, marwah dari jabatan sebagai guru besar bukanlah pada gelarnya. Tetapi, pada sumbangsih pemikiran dan karya untuk kemaslahatan manusia dan alam raya.

“Maka, marwah utama adalah kemampuan guru besar untuk menciptakan karya yang baik untuk kemaslahatan umat manusia dan alam raya. Karena Tuhan telah memilih kepada hambanya yang mampu untuk diamanahi keilmuan yang bisa bermanfaat kepada semua,” ucapnya dalam sambutan.

Ia menerangkan, menjadi guru besar berarti kematangan jiwa dan integritas bisa semakin terpupuk untuk kepedulian kepada umat manusia dan alam semesta.

“Menjadi guru besar berarti berani mengatakan yang benar itu benar, dan salah itu salah dilandasi dengan integritas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Senat Akademik Undip, Prof. Ir. Edy Riyanto mengatakan, jabatan guru besar adalah pengakuan dari Negara atas kepakaran di bidang ilmunya. Serta tugas dan amanat kepada yang bersangkutan untuk menyebarkan ilmu  kepada mahasiswa dan masyarakat luas.

“Dengan dikukuhkan guru besar ini diharapkan dapat merangsang munculnya guru besar Undip yang sebanyak-banyaknya. Hal itu sesuai dengan program Rektor Undip dangan progam percepatan guru besar,” ucapnya.

Ia mengatakan, pengukuhan guru besar tidak lepas dari peran tim yang terdiri dari program studi, departemen, fakultas, senat fakultas, senat akademik, dewan guru besar yang berperan untuk menentukan dalam pencapaian guru besar di Undip. (Majid-03)

Related Articles

- Advertisement -spot_img